Pengertian dan Contoh Das Sollen dan Das Sein

Posted by Sumber Ilmu Hukum on Kamis, 26 Oktober 2017

Loading...

Das sollen dan das sein adalah dua istilah dasar yang penting untuk diketahui dalam ilmu hukum. Das sollen diartikan sebagai apa yang seharusnya terjadi sedangkan das sein adalah kenyataan yang sebenarnya. Ketika terjadi ketidaksesuaian  antara das sollen dan das sein, maka disitulah timbul masalah. Das sollen bisa kita temukan dalam sumber hukum, sedangkan das sein bisa kita temukan dalam keadaan di masyarakat. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengertian dan contoh das sollen dan das sein. 

Pengertian dan contoh das sollen


Das sollen adalah segala sesuatu yang seharusnya terjadi, atau segala sesuatu yang diinginkan banyak pihak untuk terjadi dan menjadi hal yang lumrah dan dianggap baik menurut norma yang berlaku. Yang menjadi das sollen adalah segala sesuatu yang dianggap wajar terjadi oleh sebuah komunistas masyarakat. 

Oleh karena itu, maka das sollen biasa juga disebut dengan dunia norma, dunia kaidah atau dunia teori. Contoh das sollen adalah :
  • Kita tidak boleh berkendara tanpa menggunakan helm
  • Dalam praktik jual beli, maka pembeli membayar dengan uang asli dan penjual menyerahkan barang sesuai dengan yang diinginkan pembeli
  • Ketika lampu lalu lintas berwarna merah, maka pengendara diwajibkan berhenti
  • Kendaraan bermotor tidak boleh memasuki trotoar pejalan kaki
  • Pelaku kejahatan korupsi harus dihukum berat
  • Dan lain-lain.


Pengertian dan contoh das sein


Das sein adalah segala sesuatu yang menjadi pelaksanaan dari das sollen, baik yang sesuai dengan das sollen maupun yang bertentangan. Das sein adalah dunia kenyataan yang sebenarnya. Oleh karena itu, maka das sein disebut juga dunia praktek atau dunia konkret terjadinya apa yang dicita-citakan di dalam das sollen.

Das sein atau kenyataan yang sebenarnya dari das sollen bisa saja berbeda, dan ketika terjadi perbedaan inilah maka akan timbul masalah yang biasanya berujung pada urusan hukum. Contoh das sein adalah :
  • Jika kita berkendara, maka kita menggunakan helm. Jika kita tidak menggunakan helm, maka hal itu bertentangan dengan das sollen dan kita dianggap melaanggar lalu lintas.
  • Ketika melakukan jual beli, kita wajib mematuhi norma yang ada. Pembeli menyerahkan uang dan penjual menyerahkan barang. Jika uang yang diserahkan tidak sesuai atau barang yang diberikan tidak sesuai, maka akan menimbulkan konsekuensi hukum.
  • Dalam praktek lalu lintas, kita wajib mematuhi rambu-rambu, jika dalam pelaksaannya kita melanggar, maka kecelakaan bisa saja terjadi.
  • Pemilik kendaraan bermotor yang berkendara di jalan raya tidak akan mengalami masalah. Akan tetapi, bagi yang memasuki trotoar pejalan kaki, bisa saja tersandung masalah hukum.
  • Pelaku tindak pidana korupsi wajib untuk dipenjara, akan tetapi dalam prakteknya ada pelaku kejahata yang licin yang sulit disentuh hukum.

Pengertian dan Contoh Das Sollen dan Das Sein


Dari contoh das sollen dan das sein di atas, maka kita bisa melihat dampak dari ketidaksesuaian antara das sollen dan das sein. Dalam kejahatan korupsi misalnya, sesuai dengan teori dan cita-cita masyarakat atau das sollen, maka pelaku harus dihukum berat. Akan tetapi, dalam prakteknya di dunia nyata atau das sein, tidak selalu demikian. Ada pelaku yang dihukum berat, ada yang ringan atau bahkan ada yang bebas. Ketidaksesuaian antara das sollen dan das sein ini tentu saja menimbulkan rasa tidak puas masyarakat terhadap penegakan hukum, dampaknya bisa saja terjadi perbuatan main hakim sendiri. Oleh karena itu, agar tidak terjadi ketimpangan sosial, maka das sein harus selalu sesuai dengan das sollen.  

Loading...
Blog, Updated at: Oktober 26, 2017

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terbaru